Sarang Semut dengan nama ilmiah dari myrmecodia pendans merupakan tanaman yang didalamnya digunakan sebagai sarang semut dan penuh dengan labirin yang dibuat oleh semut. Meski sebagai tanaman yang tidak biasa, namun khasiat pengobatan yang dimiliki memiliki efek yang luar biasa.
Hasil uji penapis kimia dari tumbuhan Sarang Semut menunjukkan bahwa tumbuhan ini mengandung senyawa-senyawa kimia dari golongan flavonoid dan tanin.
Secara umum, fungs flavonoid dalam tubuh manusia adalah sebagai antioksidan. Manfaat flavonoid antara lain adalah melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, anti-inflamasi, mencegah keropos tulang, mengatasi asma, migren, diabetes, serta sebagai antibiotik. Sedangkan tanin sering dipakai dalam pengobatan diare, hemostatik, wasir, serta mimisan.
Berikut jenis-jenis penyakit yang sudah terbukti bisa diatasi berdasarkan pengalaman dari pengguna:
- Berbagai jenis kanker dan tumor, seperti kanker payudara, otak, usus, paru-paru, lever, rahim, prostat, leukimia, dan sejenisnya.
- Berbagai gangguan jantung, seperti jantung koroner dan sejenisnya.
- Membatu pengobatan penyakit lupus.
- Mengatasi stroke berat dan ringan.
- Membantu menyembuhkan TBC dan paru-paru.
- Sakit kepala sebelah, migrain, hipertensi, wasir, reumatik, asam urat.
- Melancarkan peredaran darah, meningkatkan vitalitas, meningkatkan stamina tubuh.
- mengatasi keputihan dan siklus haid yang tidak lancar.
Aturan merebus dan meminum:
- Cuci sarang semut dengan air bersih untuk menghilangkan kotoran.
- Rebus saran semut hanya dengan menggunakan panci stainless steel saja dan biarkan mendidih dengan ukuran takar 2 gelas belimbing menjadi 1 gelas belimbing (bila menggunakan 6 gelas takar, maka biarkan mendidih hingga kira-kira tersisa 3 gelas takar).
- Minum 2-3X sehari. Sarang semut bisa direbus ulang, apabila air rebusan sudah menjadi bening maka saatnya mengganti dengan sarang semut yang baru.
- Sarang semut tidak boleh diminum oleh oleh Ibu hamil, bayi/balita, dan pasien yang sedang menjalani kemoterapi (bila menjalani kemoterapi, usahakan seminggu sebeumnya atau seminggu sesudahnya baru mengkonsumsi).
- Lakukan pola hidup sehat dan pola makan yang sehat juga.